Address
Jl. Wijaya Kusuma, RT.12/RW.6, Pd. Bambu, Kec. Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13430
Work Hours
Senin - Jumat : 08.00 - 17.00
Sabtu: 08.00 - 15.00
Address
Jl. Wijaya Kusuma, RT.12/RW.6, Pd. Bambu, Kec. Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13430
Work Hours
Senin - Jumat : 08.00 - 17.00
Sabtu: 08.00 - 15.00
Perencanaan renovasi Mess Polda Papua di Ragunan dilakukan untuk mengembangkan bangunan existing menjadi mess dua lantai dengan kapasitas ruang yang lebih besar. Desain menggabungkan bagian bangunan lama dengan penambahan ruang dan struktur baru.
Penataan ruang dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan penghuni, ajudan, dan area bersama. Perencanaan tidak hanya mencakup perubahan layout dan tampilan fasad, tetapi juga dilengkapi gambar pondasi, sloof, kolom, balok, pelat lantai, dan detail pembesian.
Proyek ini dapat menjadi referensi perencanaan renovasi bangunan bertingkat dalam cakupan layanan jasa kontraktor Jakarta.
|
Informasi |
Keterangan |
|
Nama proyek |
Renovasi Mess Polda Papua |
|
Kategori bangunan |
Mess atau asrama dinas |
|
Jenis pekerjaan |
Renovasi dan penambahan bangunan |
|
Lokasi |
Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan |
|
Perencana |
PT Biplan Design Karsa |
|
Jumlah lantai |
2 lantai |
|
Ukuran tapak |
± 8,88 × 18,08 meter |
|
Luas lantai 1 |
± 160 m² |
|
Perkiraan luas dua lantai |
± 320 m² |
|
Kapasitas |
10 kamar |
|
Konsep fasad |
Modern minimalis dengan aksen tropis |
|
Status dokumentasi |
Tahap perencanaan dan visualisasi desain |
Perkiraan luas dihitung berdasarkan dimensi yang tercantum pada denah. Luas resmi pekerjaan perlu mengikuti dokumen kontrak atau perhitungan volume proyek.
Tantangan utama dalam perencanaan proyek ini adalah menyatukan bangunan existing dengan bagian baru. Penambahan lantai dan ruangan harus tetap memperhatikan pembagian fungsi, akses antarlantai, kenyamanan penghuni, dan kemampuan struktur bangunan.
Karena itu, kondisi existing perlu dibaca terlebih dahulu sebelum menentukan bagian yang dipertahankan atau dibangun baru. Tahap ini sejalan dengan pentingnya melakukan survei teknis sebelum renovasi agar keputusan desain tidak hanya berdasarkan tampilan.
Lantai pertama menjadi area penerimaan sekaligus menampung sebagian besar fungsi pendukung mess. Ruangan yang direncanakan meliputi:
Ruang tamu ditempatkan dekat teras agar mudah dicapai dari pintu masuk. Kamar-kamar berada di sisi bangunan dan terhubung melalui jalur sirkulasi tengah.
Lantai kedua mempunyai tingkat privasi yang lebih tinggi. Ruangan yang direncanakan terdiri dari:
Kamar utama ditempatkan pada area yang lebih luas dan terhubung dengan walk-in closet. Ruang santai menjadi area bersama bagi penghuni lantai dua, sedangkan balkon memberikan bukaan tambahan pada bagian depan bangunan.
Perubahan bangunan existing menjadi dua lantai memerlukan perencanaan struktur tambahan yang terkoordinasi dengan layout arsitektur.
Dokumen proyek mencakup rencana pondasi tambahan, sloof, kolom, balok, pelat lantai, ring balok, dan detail pembesian. Perencanaan ini dibutuhkan agar posisi struktur baru dapat mendukung pembagian ruang tanpa mengganggu fungsi bangunan.
Pemeriksaan kondisi awal tetap diperlukan karena keputusan renovasi tidak dapat hanya mengandalkan gambar visual. Hal-hal yang perlu diperiksa dapat dipelajari melalui panduan mengenai masalah struktur sebelum renovasi.
Fasad dirancang menggunakan kombinasi warna putih, abu-abu, bingkai gelap, dan aksen bermotif kayu. Permainan bidang maju-mundur membantu memberikan dimensi pada bangunan yang bentuk dasarnya memanjang.
Panel vertikal bernuansa kayu menjadi aksen pada lantai atas. Elemen hijau dan tanaman ditempatkan di sekitar teras, balkon, serta area depan untuk memberikan karakter tropis dan mengurangi kesan kaku.
Area garasi tetap dipertahankan sebagai bagian dari kebutuhan fungsional bangunan. Pagar dan gerbang dirancang menyatu dengan komposisi fasad agar tampilan depan lebih rapi.
Perencanaan menghasilkan mess dua lantai dengan pembagian ruang yang lebih terstruktur. Area penerimaan dan fasilitas pendukung ditempatkan di lantai pertama, sedangkan kamar utama, kamar ajudan, ruang santai, dan kamar tambahan berada di lantai kedua.
Kombinasi renovasi bangunan existing, penambahan struktur, dan pembaruan fasad memungkinkan fungsi bangunan dikembangkan tanpa harus menghilangkan seluruh bagian lama.
Gambar pada halaman ini terdiri dari denah perencanaan, gambar struktur, dan visualisasi 3D. Visualisasi tersebut menunjukkan arah desain dan tidak ditampilkan sebagai foto hasil akhir pembangunan.
Berdasarkan dimensi denah, luas lantai pertama sekitar 160 m². Jika kedua lantai dihitung, perkiraan luas terencana sekitar 320 m².
Bangunan menampung 10 kamar, terdiri dari kamar 1 sampai kamar 8, kamar utama, dan kamar ajudan.
Selain kamar tidur, bangunan memiliki ruang tamu, ruang santai, dapur, walk-in closet, lima kamar mandi, garasi, teras, koridor, dan balkon.
Ya. Dokumen perencanaan mencakup pondasi tambahan, sloof, kolom, balok, pelat lantai, ring balok, dan detail pembesian.
Bukan. Materi yang tersedia berupa gambar perencanaan dan visualisasi 3D desain.
Ya. Bitren melayani desain dan pengerjaan interior Cafe, Restaurant, retail, kantor, ruko, serta bangunan komersial lainnya. Perencanaan disesuaikan dengan kebutuhan usaha, kondisi bangunan, aktivitas pengguna, dan lingkup pekerjaan.
Lihat juga portofolio proyek Bitren untuk referensi proyek desain dan konstruksi lainnya.
Bitren melayani renovasi, penambahan lantai, dan pembangunan berbagai jenis bangunan melalui layanan jasa kontraktor bangunan.
Hubungi Kami