Address
Jl. Wijaya Kusuma, RT.12/RW.6, Pd. Bambu, Kec. Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13430
Work Hours
Senin - Jumat : 08.00 - 17.00
Sabtu: 08.00 - 15.00
Address
Jl. Wijaya Kusuma, RT.12/RW.6, Pd. Bambu, Kec. Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13430
Work Hours
Senin - Jumat : 08.00 - 17.00
Sabtu: 08.00 - 15.00
Orang awam menganggap bahwa membangun bangunan yang tahan gempa adalah melakukan fondasi yang setebal dan sekaku mungkin. Namun, prinsip dunia sipil modern yang telah diterapkan dijepang yaitu tidak melawan guncangan tersebut. Jepang merupakan negara dengan intesitas gempa yang tinggi, sudah sejak lama ilmuan-ilmuan dari Jepang mempelajari struktur bangunan ini.
Memahami konsep dasar ketahanan struktur sangat penting bagi Anda yang berencana membangun rumah bertingkat. Pelajari prinsip bangunan tahan gempa ala Jepang (Taishin, Seishin, Menshin). Pahami struktur rumah yang aman & kokoh bersama jasa kontraktor terpercaya.
Dalam dunia konstruksi, terdapat tiga pendekatan utama untuk meredam risiko kerusakan akibat gempa bumi:
| Nama Sistem | Prinsip Kerja Utama | Komponen / Perangkat yang Digunakan |
| Taishin (Struktur Diperkuat) | Menguatkan rangka agar ulet dan sanggup menahan gaya lateral | Kolom/balok beton bertulang, dinding geser, & bracing |
| Seishin (Peredam Getaran) | Menyerap energi guncangan dan mengubahnya menjadi panas | Oil damper, viscous damper, hingga tuned mass damper |
| Menshin (Isolasi Dasar) | Memisahkan struktur atas dari gerakan tanah di bawahnya | Laminated rubber bearing & lead-rubber bearing (isolator) |
Baca juga: 9 Jenis Material Bangunan Terbaik Untuk Rumah Tahan Lama
Menghadirkan bangunan yang aman tidak cukup hanya dengan mengandalkan ketebalan kolom. Berdasarkan standar keselamatan modern, beberapa aspek lapangan berikut wajib diperhatikan oleh pelaksana proyek:
Sebuah bangunan mungkin tetap berdiri pasca guncangan, namun bisa kehilangan fungsinya jika komponen sekunder di dalamnya rusak. Oleh karena itu, area non-struktur seperti plafon gantung, fasad kaca, instalasi pipa air, hingga panel listrik juga membutuhkan sistem penjangkaran (anchoring) yang fleksibel dan kuat.
Merencanakan rumah yang aman dari risiko bencana membutuhkan ketelitian sejak tahap denah awal hingga eksekusi pembesian di lapangan. Pastikan Anda bermitra dengan pelaksana yang memahami prinsip-prinsip keselamatan bangunan secara transparan.
Bila Anda membutuhkan tim jasa kontraktor yang mengedepankan kualitas struktur, perhitungan teknis yang presisi, dan komunikasi yang terbuka bagi orang awam, Bitren Kontraktor siap mendampingi perencanaan dan pembangunan hunian Anda.
Punya rencana membangun atau merenovasi rumah bertingkat di area Jabodetabek? Klik Hubungi Kontak WA Kami di Sini untuk berkonsultasi mengenai kelayakan struktur dan rencana anggaran bangunan Anda bersama tim ahli kami sekarang juga!
Istilah yang lebih tepat secara teknis adalah bangunan tahan gempa. Tidak ada bangunan yang benar-benar 100% “antigempa” dari guncangan ekstrem. Target utama rekayasa tahan gempa adalah mencegah bangunan runtuh mendadak sehingga memberikan waktu aman bagi penghuni untuk menyelamatkan diri, serta menjaga fungsi struktur pasca bencana.
Tiga sistem utama tersebut adalah Taishin (memperkuat struktur utama dengan kolom, balok, dan dinding geser), Seishin (menggunakan alat peredam/damper untuk menyerap getaran), dan Menshin (isolasi dasar dengan bantalan karet untuk memisahkan fondasi dari struktur atas).
Sangat bisa. Untuk rumah tinggal, penerapan sistem Taishin (penguatan struktur dasar) adalah yang paling umum dan efisien secara biaya. Kuncinya ada pada kedalaman pengujian tanah, kualitas pembesian kolom/balok yang ulet, serta kerapian sambungan struktur di lapangan.
Karena daya dukung dan jenis tanah memengaruhi bagaimana guncangan gempa diteruskan ke bangunan. Bangunan dengan struktur atas yang kuat tetap berisiko miring atau retak jika didirikan di atas tanah labil tanpa penanganan fondasi yang sesuai (seperti paku bumi atau bored pile).