Lapangan padel biru dengan pagar kaca dan outdoor greenery yang menggambarkan persiapan pembangunan lapangan padel.

Jangan Bangun Lapangan Padel Sebelum Baca Ini! 9 Hal yang Harus Diperhatikan!

Persiapan adalah Kunci Keberhasilan Pembangunan Lapangan Padel

Popularitas lapangan padel di Indonesia meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Olahraga yang memadukan unsur tenis dan squash ini kini menjadi tren di berbagai kota besar karena mudah dimainkan, ramah pemula, dan cocok untuk semua usia. Dengan meningkatnya minat ini, banyak pemilik lahan, pengusaha olahraga, hingga pengembang properti mulai mempertimbangkan pembangunan lapangan padel sebagai peluang bisnis yang menjanjikan.

Namun, proses membangun lapangan padel tidak boleh dilakukan secara terburu-buru. Ada sejumlah langkah penting yang perlu dipertimbangkan sebelum memulainya—mulai dari pemilihan lokasi, struktur pondasi, material kaca, hingga standar internasional. Jika perencanaan tidak matang, risiko kerugian biaya dan hasil yang tidak sesuai standar bisa sangat besar.

Artikel ini membahas hal-hal paling krusial yang wajib kamu siapkan sebelum membangun lapangan padel, termasuk spesifikasi teknis, izin, anggaran, hingga rekomendasi referensi dari sumber terpercaya.

1. Menentukan Lokasi yang Tepat

Lokasi menjadi aspek paling penting sebelum membangun lapangan padel. Idealnya, lokasi harus berada di area yang mudah diakses, dekat pemukiman, atau berdekatan dengan fasilitas olahraga lainnya.

Faktor yang perlu diperhatikan:

  • Ketersediaan lahan minimal 20 x 10 meter.
  • Tidak berada di area rawan banjir.
  • Tidak terhalang perizinan kawasan.
  • Dekat area parkir atau mampu menyediakan ruang parkir yang cukup.

Kenapa lokasi penting?
Karena lokasi menentukan trafik, potensi bisnis, serta kenyamanan pemain.


2. Memahami Standar Ukuran Lapangan Padel Internasional

Lapangan padel memiliki ukuran baku internasional yang harus dipatuhi jika ingin digunakan untuk turnamen ataupun disewakan komersial.

Standar resminya adalah:

  • Panjang: 20 meter
  • Lebar: 10 meter
  • Tinggi dinding kaca: 3–4 meter
  • Tinggi pagar besi mesh: 4 meter

Detail standar ini dapat dilihat melalui referensi internasional seperti Federasi Padel Dunia (FIP). Untuk referensi lokal mengenai konstruksi, kamu juga dapat melihat panduan dari Kementerian PUPR yang mengatur infrastruktur olahraga.


3. Menyiapkan Struktur Dasar dan Pondasi

Struktur pondasi yang kuat untuk menopang kaca tempered dan pagar besi. Material yang biasa digunakan yaitu:

  • Beton K-250 atau lebih
  • Baja galvanis untuk struktur rangka
  • Anchor bolt kualitas tinggi

Kualitas pondasi yang buruk akan membahayakan pemain dan menurunkan umur lapangan.


4. Memilih Material Kaca Tempered yang Berkualitas

Bagian paling ikonik adalah kaca tempered di bagian belakang dan samping lapangan.

Kriteria kaca tempered yang tepat:

  • Ketebalan minimal 10–12 mm
  • Kualitas anti pecah (safety temper)
  • Dilengkapi bracket baja antikarat

5. Memilih Lantai Lapangan yang Aman dan Tahan Lama

Berikut Jenis lantai yang sering dipilih:

  1. Artificial Grass (Rumput Sintetis): Nyaman & ramah sendi.
  2. Acrylic Court: Tahan cuaca, warna cerah.
  3. EPDM Rubber: Mahalnya sebanding dengan kenyamanan.

Pertimbangkan:

  • Anti slip
  • Tahan cuaca
  • Tahan gores
  • Mudah perawatan

Lapangan padel biru dengan pagar kaca dan outdoor greenery yang menggambarkan persiapan pembangunan lapangan padel.

6. Sistem Pencahayaan Outdoor atau Indoor

Sistem Pencahayaan yang baik sangat penting terutama untuk komersial dengan jam operasional malam.

Kriteria lampu ideal:

  • 200–400 lux (standar turnamen)
  • Lampu LED 200W–400W
  • Penempatan lampu pada tinggi minimal 6 meter

7. Izin dan Legalitas Pembangunan

Beberapa hal yang perlu kamu siapkan untuk kepatuhan hukum:

  • Izin penggunaan lahan
  • Izin usaha penyedia jasa olahraga
  • Kesesuaian tata ruang
  • Izin lingkungan sekitar

Konsultasikan kepada dinas terkait pemerintahan setempat agar pembangunan tidak terkendala.


8. Perhitungan Anggaran (RAB) yang Realistis

Estimasi membangun satu lapangan padel standar profesional di Indonesia saat ini rata-rata berada pada kisaran:

  • Rp 380 juta – Rp 850 juta tergantung material dan kualitas.

Komponen biaya:

  • Kaca tempered
  • Rangka baja
  • Lantai sport flooring
  • Pencahayaan
  • Jasa konstruksi
  • Estetika tambahan

9. Menentukan Kontraktor yang Berpengalaman

Sebelum akhirnya memutuskan untuk membangun pastikan memilih kontraktor yang:

  • Pernah membangun lapangan padel sebelumnya
  • Menyertakan portofolio proyek yang relevan
  • Memberikan RAB transparan
  • Menyertakan garansi minimal 1–2 tahun

Kesimpulan

Membangun lapangan padel bukanlah proyek sederhana. Dibutuhkan perencanaan matang, pemahaman material, struktur pondasi, izin, dan biaya yang mencukupi. Semakin teliti dalam tahap persiapan, semakin besar kemungkinan lapangan padel kamu tahan lama, aman, dan menguntungkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *